Kemenko PMK Laksanakan Fungsi KSP bidang Pemberdayaan Disabilitas dan Lansia

Kemenko PMK Laksanakan Fungsi KSP bidang Pemberdayaan Disabilitas dan Lansia

Jakarta (24/10) -- Asisten Deputi (Asdep) Bidang Pemberdayaan Disabilitas dan Lanjut Usia Kemenko PMK, Ade Rustama, memimpin rapat koordinasi terkait Capaian Pelaksanaan Program Pemberdayaan Disabilitas dan Lansia kurun waktu Januari - September 2019 Kementerian/Lembaga terkait. Rapat dilaksanakan di Hotel Luminor, Pecenongan, Jakarta, Kamis pagi (24/10).

"Tujuan rapat kita kali adalah sekedar sharing informasi dan updating informasi terkait capaian pelaksanaan program pemberdayaan Disabilitas dan Lansia yang ada K/L periode Januari-September 2019 serta untuk membangun sinergi dan kolaborasi dengan K/L dan stakeholder lainnya dalam pemberdayaan disabilitas dan Lansia", kata Ade mengawali arahannya.

Menurut Ade, bulan Januari lalu, Kemenko PMK telah menginisiasi rapat evaluasi program 2018 dan rencana pelaksanaan program K/L 2019. Rapat juga untuk mengidentifikasi program prioritas K/L terkait disabilitas dan Lansia dalam mendukung RPJM 2019 dan Prioritas RKP 2019. 

"Rapat serupa, yaitu rapat koordinas, sinkronisasi dan pengendalian program/kebijakan pemberdayaan disabilitas dan lansia juga telah kami laksnakan pada bulan Juli lalu," ujar Ade.

Di RKP 2019, kata Ade, ada 5 prioritas nasional dan 24 program prioritas. Dan yang terkait dengan isu pemberdayaan disabilitas dan Lansia ada di prioritas pertama yaitu pembangunan manusia melalui penanggulangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar. "Jadi prioritas nasionalnya tetap dalam kerangka penanggulangan kemiskinan", ujarnya.

Ade menambahkan, salah satu indikator capaian secara makro di bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan meliputi 3 komponen utama, yaitu mantap pemberdayaan, mantap kesejahteraan, dan mantap gotong royong. "Tentunya, pencapaian indeks pembangunan manusia dikontribusikan dari program-program yang ada di K/L yang kami koordinasikan", sergahnya.

Sementara di Keasdepan Pemberdayaan Disabilitas dan Lansia Kemenko PMK, menurut Ade, di rencana kerja 2019 yang terkait isu disabilitas dan Lansia tidak terlalu banyak. "Karena induknya ada di prioritas nasional pertama, di RKP 2019 program prioritas hanya di penguatan literasi untuk kesejahteraan sedangkan untuk isu Lansia ada di program peningkatan pelayanan home care bagi Lansia", jelas Ade.

Hadir dalam rapat tersebut, perwakilan Kemensos, Kemenkes, Kemendagri, Kemenpora, Kemendikbud, Kemendes PDTT, Kemen PPA/Bappenas, Kemenaker, BKKBN, dan instansi terkait lainnya.

Kontributor Foto:
Reporter: