Kolaborasi Lintas Sektor Untuk Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional

KEMENKO PMK -- Sejak ditetapkan Inpres No. 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional, telah berjalan 3 tahun, meskipun sudah banyak yang dikerjakan namun masih banyak juga target-target yang belum tercapai sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan Menko PMK No. 1 tahun 2020 tentang Peta Jalan Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional.

Pandemi Covid-19 sejak awal 2020 banyak memberikan dampak terhadap implementasi Inpres No. 3 tahun 2019. Kompetisi profesional hingga grass root terhenti. Berbagai kegiatan pembinaan juga terhenti termasuk SSB dan sentra-sentra lainnya. Anggaran dukungan Kementerian terkait pada percepatan pembangunan persepakbolaan juga sangat berkurang mengingat terjadinya pergeseran prioritas pada penanganan pandemi Covid-19.

Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan, dan Prestasi Olahraga Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam percepatan pembangunan persepakbolaan nasional.

"Ini butuh komitmen Kementerian dan Lembaga untuk mendukung percepatan pembangunan persepakbolaan kita," ujar Didik saat memimpin Rapat Koordinasi Implementasi Inpres NO. 3 Tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional, di Hotel Atlet Century Park, Kamis 14 April 2022.

Selanjutnya rapat dipimpin oleh Asisten Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga, Gatot Hendrarto, yang menyampaikan bahwa perlu menyegarkan kembali ingatan para pemangku kepentingan mengenai penugasan dalam implementasi Inpres No. 3 Tahun 2019 yang terdampak pandemi.

Rapat dihadiri dihadiri Direktur Teknis PSSI, Coach Indrasafri, perwakilan Kemendagri, Kemenpora, Kemendikbudristek, Kemen PUPR, Kemenkes, Kemendes, Kemen BUMN, dan Bapppenas. Rapat juga membicarakan pembentukan Gugus Tugas Percepatan Pembangunan Persepakbolaan, yang memang diinstruksikan di dalam Inpres No. 1 Tahun 2019. Gugus Tugas nantinya akan melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan Inpres No. 19 tahun 2019 sebagai upaya mendorong tercapainya target-target dalam Peta Jalan.

Direktur teknis mengapresiasi penyelenggaraan rapat ini untuk menyegarkan penegasan, sekaligus menyampaikan bahwa Inpres No. 3 Tahun 2019 berdampak sangat positif bagi pembinaan sepak bola nasional, banyak terdapat kemajuan dukungan Pemerintah dalam pembinaan sepak bola nasional. 

Disampaikan juga beberapa hal strategis yang menjadi catatan dari PSSI, yaitu: akses lapangan latihan bagi pembinaan usia muda, training ground PSSI, kurikulum filanesia dalam proses penerapan, dan percepatan penambahan jumlah pelatih melalui program massif untuk lisensi C dan D yang merata. PSSI juga sedang mendorong adanya direktur teknis di setiap Asprov.

Mengenai kompetisi, PSSI sudah menyelenggarakan Piala Suratin U13, U15, dan U17, mulai dari tingkat Kabupaten, Provinsi, hingga nasional. Di samping itu PSSI juga menyelenggarakan elit pro akademi U16, U18, dan U20 yang merupakan kelompok usia dari klub-klub peserta liga. Oleh karena itu PSSI mengharapkan dukungan KL pada kompetisi dapat fokus pada kompetisi usia muda tersebut. 

Kontributor Foto:
Reporter: