Merangkai Arah Tatanan Baru Desa

Jakarta (15/8) --  Desa merupakan wilayah administratif yang jumlahnya termasuk paling banyak tersebar di seluruh Indonesia. Desa memiliki potensi yang luar biasa. Tidak hanya aspek sumber daya manusia dan sumber daya alam, tetapi aspek kebudayaan juga menjadi aspek potensial.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, berbagai potensi tersebut perlu dijadikan alat untuk memajukan desa. Apalagi, kata dia, desa menyimpan banyak keotentikan.

Hal itu disampaikannnya saat menjadi narasumber dalam Kongres Kebudayaan Desa secara virtual, sekaligus membacakan 'Deklarasi Arah Tatanan Indonesia Baru Dari Desa', pada Sabtu (15/8).

"Kekuatan desa harus menjadi modal utama dalam mewujudkan tatanan Indonesia baru yang berkeadilan sosial, berdikari secara ekonomi, berdaulat secara politik serta bermartabat secara kebudayaan," ujarnya.

Lebih lanjut, menurut Muhadjir, pemerintah saat ini betul-betul serius memberikan perhatian pada desa. Terbukti dengan banyaknya program dan kebijakan afirmatif khusus untuk desa, seperti anggaran khusus desa yakni dana desa, program pembangunan dari pinggir, pemerataan infrastruktur, dan lainnya.

"Pemerintah sudah sangat sadar dan betul-betul serius memerhatikan desa. Program-program bantuan dan program afirmatif, semua sudah ditumpahkan ke desa," imbuhnya.

Dengan potensi luar biasa yang dimiliki desa, serta perhatian khusus oleh pemerintah, maka menurut Menko Muhadjir, menjadi tanggung jawab bagi pemerintah desa untuk memanfaatkanya sekaligus membangkitkan desa menjadi kekuatan baru mewujudkan Indonesia maju.

"Sekarang ini saatnya untuk mengkapitalisasi semua perhatian yang diberikan pemerintah, serta sumber daya di desa untuk desa menjadi bangkit menjadi kekuatan yang sangat fenomenal kalau bisa diwujudkan. Sehingga bisa betul-betul diwujudkan arah tatanan baru dari desa," pungkasnya. (*)

Reporter: