Pemerintah Kebut Kepulangan PMIB dari Malaysia Hingga Akhir Tahun

Pemerintah Kebut Kepulangan PMIB dari Malaysia Hingga Akhir Tahun

KEMENKO PMK -- Pemerintah menargetkan pemulangan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB) dari Malaysia hingga akhir tahun mendatang. Dari total 4.304 orang PMIB, saat ini sudah 339 orang yang dipulangkan ke Tanah Air.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Femmy Eka Kartika Putri menjelaskan bahwa mekanisme pemulangan PMIB akan dilakukan dalam beberapa tahap.

"Sampai saat ini sudah 339 orang PMIB yang kita pulangkan melalui Bandara Soekarno-Hatta. Apakah dalam waktu hingga akhir tahun ini kita mampu memulangkan 4.304 PMIB ke Indonesia, tentu ini harus segera kita pikirkan," ujarnya saat membuka Rapat Koordinasi Penanganan Pemulangan PMIB secara daring, Jumat (20/8).

Menurut Femmy, beberapa hal yang harus segera ditentukan ialah mengenai strategi yang akan dilakukan. Berapa tahap pemulangannya, kemudian kesiapan dari berbagai pihak baik yang mengurus di Malaysia ataupun di Indonesia termasuk pemerintah daerah tempat asal PMIB.

Sesuai instruksi DPR, Kemenko PMK akan mengkoordinasikan pemulangan PMIB tersebut serta meng-KSP-kan hingga pemberdayaan ekonominya ketika mereka sudah kembali ke daerah asal masing-masing.

"Bagaimana mereka akan diterima di embarkasi-embarkasi, apakah itu melalui udara ataupun laut. Fasilitas seperti tempat karantina atau vaksinasi, sampai mereka tiba di kampung halaman itu juga harus dipastikan kesiapannya," imbuh Femmy.

Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Andy Rachmianto menjelaskan bahwasanya pemerintah melalui Kemenlu telah menyiapkan anggaran untuk keperluan tiket pesawat bagi PMIB yang akan dipulangkan.

"Untuk saat ini memang masalahnya karena perpolitikan di Malaysia sedang gonjang-ganjing jadi agak terkendala. Tapi kita akan terus mendorong agar proses pemulangan PMI kita dari Malaysia ini bisa segera lancar," tuturnya.

Ia mengungkapkan bahwa Kemenlu telah berupaya melakukan negosiasi dengan pihak pemerintah Malaysia. Konon, Malaysia siap mendepotasi dan membiayai kepulangan 1.138 PMIB melalui jalur laut yaitu ke Batam.

Adapun skema kepulangan PMIB dari Malaysia disiapkan beberapa titik debarkasi yaitu jalur udara di Bandara Kualanamu (Sumatera Utara), Soetta (Jakarta), Juanda (Jawa Timur), Samratulangi (Sulawesi Utara), dan Lombok (Nusa Tenggara Barat).

Sedangkan titik debarkasi jalur laut yaitu Pelabuhan di Kepulauan Riau (Batam Center, Tanjung Pinang), dan Riau (Dumay).

"Yang menjadi perhatian kita juga adalah masalah pemetaan. Kita upayakan untuk titik debarkasi adalah yang terdekat dengan daerah asal mereka (PMIB) sehingga akan lebih memudahkan," tandasnya.

Koordinator Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Imran Pambudi mengutarakan bahwa sesuai prosedur kesehatan, PMIB yang tiba di Indonesia harus melakukan karantina kesehatan di Wisma Atlet Pademangan sebelum kembali ke kampung halaman.

"Seiring dengan penambahan masa karantina dari 5 hari menjadi 8 hari telah terjadi peningkatan keterisian fasilitas karantina. Karenanya, untuk pemulangan PMIB ini perlu dikoordinasikan terlebih dahulu dan dilakukan bertahap," kata Imran.

Selain itu, beberapa isu lain seperti masalah data administrasi seperti NIK dan lain-lain lebih lanjut juga harus dikoordinasikan. Sehingga demikian, proses pemulangan PMIB yang ditargetkan selesai akhir tahun nanti dapat berjalan lancar.

Kontributor Foto:
Reporter: