Penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Nasional Tahun 2021 Akan Menerapkan Protokol Kesehatan Yang Ketat

Jakarta (18/8) -- Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) melalui Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan, dan Prestasi Olahraga mengkoordinasikan persiapan penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) Tahun 2021 melalui rapat koordinasi secara daring pada Kamis (22/7).

Rapat Koordinasi yang dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan, dan Prestasi Olahraga Nyoman Shuida tersebut bertujuan untuk mengetahui persiapan penyelenggaraan PKN Tahun 2021 sebagai salah satu program kegiatan bidang kebudayaan dan menghimpun gagasan serta saran sebagai wujud aksi bersama dalam meningkatkan interaksi kreatif antar pelaku budaya melalui PKN tersebut.

“Mengingat pandemi Covid-19 masih mewabah, tentunya perlu dibahas mengenai persiapan penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Nasional Tahun 2021 beserta dengan perubahan dan penyesuaian rencana kegiatan sehingga PKN tetap terlaksana dengan sukses dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat,” ungkap Nyoman Shuida dalam pengantar rakor.

Dalam Rapat Koordinasi tersebut, turut hadir Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek Hilmar Farid. Ia menjelaskan tema dari PKN Tahun 2021 adalah Cerlang Nusantara Pandu Masa Depan. PKN Tahun 2021 mengangkat tiga sektor kearifan lokal sebagai akar ketahanan budaya, yaitu Sandang, Pangan, dan Papan. Tiga subtema tersebut diaplikasikan pada program-program yang berupa Kompetisi, Konferensi dan Lokakarya, Pameran, Pergelaran, dan Pekan Kebudayaan Daerah.

"Dikarenakan kenaikan angka penyebaran Covid-19, terjadi beberapa perubahan rencana kegiatan yang dilakukan, terutama terkait pelaksanaannya yang seluruhnya melalui daring. Media tayang yang digunakan adalah Kanal Budaya (indonesiana.tv), situs website (pkn.id), dan kanal youtube (Budaya Saya),” ucap Hilmar Farid.

Lebih lanjut, menurutnya, venue acara yang semula dari Istora, Plaza Timur, dan Parkir Timur di Jakarta berubah menjadi di masing-masing lokus dan ruang publik komunitas. Waktu pelaksanaan juga diundur dari awalnya dilaksanakan pada tanggal 15 hingga 21 Oktober 2021, menjadi 5 hingga 12 November 2021.

Presiden RI dijadwalkan akan membuka kegiatan PKN Tahun 2021 pada tanggal 5 November 2021 dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi akan menampilkan pembacaan puisi pada acara pembukaan tersebut. Rencananya, acara pembukaan akan diliput secara langsung oleh 2 Televisi Nasional.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dijadwalkan akan menutup kegiatan PKN Tahun 2021 yang dilaksanakan pada tanggal 12 November 2021 dengan dilanjutkan Penampilan Narasi Penutup oleh Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek

Sampai dengan saat ini, terdapat 59 Kabupaten/Kota dari 9 Provinsi yang sudah berkomitmen untuk berpartisipasi dalam PKN Tahun 2021 dari target 100 Kabupaten/Kota dari 7 Provinsi. Oleh sebab itu, Kemenko PMK melalui Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan, dan Prestasi Olahraga dan Kemendikbudristek melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan seluruh Kementerian/Lembaga terkait guna melakukan sosialisasi persiapan PKN Tahun 2021.

Kontributor Foto:
Editor :
Reporter: