Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Rampungkan  Indikator Kinerja Utama Renstra Kedeputian 

Jakarta (21/09) -- Kedeputian Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK telah rampungkan pembahasan tentang indikator kinerja dalam perumusan Renstra Kedeputian. 

Sebanyak 8 (delapan) Indikator Kinerja Utama (IKU) dari 8 (delapan) Sasaran Strategis yang ditargetkan dapat tercapai dalam periode 2020-2024. Dua di antaranya yang akan diwujudkan Kedeputian Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK yaitu: Rata-rata Harapan Lama Sekolah dan Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB).

"Dengan penetapan IKU tersebut maka diharapkan peran Koordinasi, Sinkronisasi dan Pengendalia (KSP) pelaksanaan kebijakan Kedeputian akan lebih fokus dan terarah dalam perumusan kebijakan untuk mendukung pencapaian target sasaran Kemenko PMK,"  Plt. Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Linda Restaningrum dalam rapat koordinasi pada Senin (21/9).

Linda mengemukakan, draft Renstra Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama disusun dengan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024 serta mengacu pada Renstra Kemenko PMK yang tertuang dalam Permenko PMK No. 3 Tahun 2020.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama atau Deputi VI telah menetapkan 2 (dua) tujuan yaitu Terwujudnya Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Terwujudnya Peningkatan Kualitas Moderasi Beragama. Proses penyusunan Renstra saat ini telah mencapai tahap 90% dan diharapkan dapat ditetapkan oleh Deputi pada akhir September 2020.

Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama, Iwan Eka, memberi masukan terkait sasaran strategis yang tertuang dalam Renstra Deputi harus mencerminkan sasaran strategis Kementerian yang selanjutnnya dijadikan dasar penyusunan Indikator Kinerja Sasaran Strategis yang menjadi arah kebijakan dan strategis kedeputian.

Asdep Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar dan Menengah, Wijaya Kusuma Wardhana, soroti tentang Indeks Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) yang menjadi indikator sasaran trategis tingkat Kementerian agar menjadi pedoman setiap Kedeputian dalam menyusun Renstra.

Rapat juga dihadiri oleh Plt Sekretaris Deputi I-VII perwakilan Inspektorat, Kepala Biro Umum dan SDM; Kepala Biro Hukum, Persidangan, Organisasi dan Komunikasi, Asdep Pendidikan Keagamaan, Asdep Pendidikan Vokasi dan Pendidikan Tinggi, Asdep Moderasi Beragama, Pejabat Eselon III, Eselon IV serta Pelaksana di lingkup Deputi VI.

Staf Ahli Bidang Transformasi Birokrasi, Didik Suhardi, dalam arahan penutupan mengemukakan bahwa Renstra merupakan acuan dokumen perencanaan dan pedoman penganggaran yang masuk dalam penilaian terkait reformasi birokrasi kementerian. 

Didik juga menambahkan, usulan  Renstra 2020-2024 terkait bidang pendidikan selain memasukkan akses pendidikan juga sebaiknya mencantumkan kualitas pendidikan, terutama standarisasi PAUD dan Pendidikan SMK, relevansi serta tata kelola. 

“Renstra Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama dapat dijadikan acuan penyusunan renstra bagi kedeputian lainnya, selain karena sudah paling maju progressnya, secara sistematika juga sudah sesuai," pungkas Didik dalam sambutan penutup.