Kemenko PMK Dorong Kabupaten Kebumen Jadi Percontohan Desa Revolusi Mental

Pemerintah mendorong agar desa di wilayah Kabupaten Kebumen dapat menjadi pilot project Desa Revolusi Mental. Untuk itu, Gugus Tugas Daerah Gerakan Nasional Revolusi Mental harus segera dibentuk dan diaktivasi.

Pemerintah melalui Kemenko PMK menyampaikan peran penting desa dalam pembangunan nasional. Hal ini disampaikan Asisten Deputi Revolusi Mental, Katiman Kartowinomo, pada acara General Stadium Wisuda Sadar Angkatan IX dan Pembukaan Sadar Angkatan X di Kawasan Ekonomi Desa Ampel Sari, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Selasa (29/3).

Sadar merupakan singkatan dari Sekolah Desa dan Anggaran yakni program yang diinisiasi oleh Forum Masyarakat Sipil (Formasi) Kebumen dan didukung oleh Pemerintahan Daerah (Pemda) Kab Kebumen.  Sadar merupakan sebuah pembelajaran komunitas yang ditujukan untuk para pelaku di desa seperti kepala desa, Badan Pemusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, maupun masyarakat.

Pembelajaran itu diharapkan dapat meningkatkan tata kelola pemerintahan desa yang baik terkait dengan advokasi kebijakan publik, pengelolaan anggaran desa, standar pelayanan desa, dan hal-hal lain yang mendukung pelaksanaan berdesa.

Dengan demikian diharapkan kepala desa dan seluruh perangkat desa akan lebih berintegritas dalam mengelolah kebijakan dan anggaran desa, lebih beretos kerja dalam pelaksanaan anggaran sehingga lebih efektif dan efisien. Dan diharapkan melibatkan seluruh unsur masyarakat untuk bergotong royong dalam pelaksanaan pembangunan di desa.

Dalam paparannya, Katiman menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Wisuda Sadar Angkatan IX dan dukungan atas keberlanjutan program Sadar angkatan X yang akan mengangkat tema Sekolah Desa Perspektif Revolusi Mental.  “Tema ini sangat menarik, secara khusus bertujuan untuk turut menciptakan tata kelola desa yang mandiri dan pembangunan desa yang inklusif, “jelas Katiman.

Untuk itu, Katiman menandaskan bahwa pemerintah mendorong agar desa di wilayah Kebumen dapat menjadi pilot project Desa Revolusi Mental. Selain itu, pihaknya juga menegaskan agar Pemda Kab Kebumen segera membentuk dan mengaktivasi Gugus Tugas Daerah Gerakan Nasional Revolusi Mental (GTD GNRM). “Ini sangat penting untuk memperkuat pelaksanaan aksi nyata di wilayah Kebumen dengan melibatkan masyarakat dan aparat desa, “jelas Katiman.

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Kebumen,  Ahmad Ujang Sugiyono mewakili Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto dan dihadiri oleh para Kepala Dinas lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Desa peserta program Sadar, dan berbagai unsur masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Ujang menekankan “Desa Membangun” sebagai perubahan paradigma saat ini. Disebutkan, desa ditempatkan sebagai subjek untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembangunan di wilayahnya. Sementara, Pemda berkewajiban untuk melakukan mekanisme kontrol dan asistensi jika diperlukan.  

Kontributor Foto:
Reporter: