Kemenko PMK Perkuat Kolaborasi Dunia Usaha melalui Deklarasi SATU AKSI

KEMENKO PMK -- Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) memperkuat kolaborasi dunia usaha dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana melalui Deklarasi Sinergi Aksi Usaha untuk Ketangguhan Indonesia (SATU AKSI). Deklarasi tersebut menjadi wujud komitmen bersama pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, organisasi masyarakat sipil, dan mitra pembangunan dalam membangun ketangguhan Indonesia menghadapi bencana.

Deklarasi tersebut dibacakan dan ditandatangani dalam rangkaian Journal Club Kebencanaan bertema "Sinergi Aksi Usaha untuk Ketangguhan Indonesia" yang diselenggarakan oleh Kemenko PMK di Jakarta, pada Kamis (30/7/2026).

Asisten Deputi Penanganan Bencana Kemenko PMK Merry Efriana membacakan Deklarasi SATU AKSI, yang kemudian ditandatangani bersama oleh perwakilan kementerian/lembaga, dunia usaha, asosiasi bisnis, organisasi kemanusiaan, akademisi, dan mitra pembangunan. Penandatanganan tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi pada seluruh tahapan penanggulangan bencana, mulai dari pengurangan risiko, kesiapsiagaan, respons darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Dalam pembacaan deklarasi, Merry Efriana menegaskan bahwa ketangguhan bangsa hanya dapat dibangun melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

"Kami meyakini bahwa bisnis yang tangguh hanya dapat tumbuh di atas masyarakat yang tangguh. Oleh karena itu, kami berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor, mengintegrasikan kapasitas dan sumber daya yang kami miliki, serta mendukung penyelenggaraan penanggulangan bencana secara terkoordinasi, inklusif, dan berkelanjutan demi mewujudkan Indonesia yang lebih tangguh menghadapi bencana," ujar Merry saat membacakan Deklarasi SATU AKSI.

Komitmen Deklarasi SATU AKSI tersebut kemudian dituangkan dalam sejumlah poin yang menjadi landasan penguatan kemitraan lintas sektor dalam penanggulangan bencana. Poin-poin tersebut mencakup penguatan kemitraan pemerintah dan dunia usaha, pembangunan mekanisme koordinasi yang lebih efektif, optimalisasi pemanfaatan sumber daya, dorongan terhadap inovasi dan investasi dalam pengurangan risiko bencana, serta penguatan budaya kesiapsiagaan di lingkungan usaha maupun masyarakat.

Melalui SATU AKSI, Kemenko PMK menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi pentahelix dalam penanggulangan bencana. Sinergi pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, organisasi masyarakat sipil, dan mitra pembangunan diharapkan mampu membangun ekosistem ketangguhan yang berkelanjutan serta mendukung pembangunan nasional yang tangguh terhadap risiko bencana.

Kontributor Foto:
Editor :
Reporter: