Kemenko PMK Gelar Rakor Antisipasi Karhutla Jambi

Jambi (7/7) – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama Pemerintah Provinsi Jambi menggelar Rapat Koordinasi Sinergitas Peningkatan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Swiss Bell Hotel, Jambi, Senin (6/7).

Rakor tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan sebagai upaya antisipasi bencana karhutla yang rutin terjadi di wilayah Provinsi Jambi. Sebagaimana diyakini, bencana adalah urusan bersama maka diperlukan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah serta keterlibatan seluruh stakeholder dalam menanggulanginya.

Plt Asisten Deputi Tanggap Cepat Bencana Kemenko PMK Iwan Eka Setiawan menyebut prediksi puncak musim kemarau akan terjadi di bulan Agustus dan 99% bencana karhutla disebabkan oleh ulah manusia membakar lahan.

“Oleh sebab itu, perlu segera dilakukan penguatan kewaspadaan yang melibatkan Pemda, TNI, Polri, Satgas Provinsi, dunia usaha dan masyarakat,” ujarnya di hadapan peserta rapat yang hadir diantaranya Rakor OPD Provinsi, TNI Polri, BMKG Propinsi dan Balai Teknologi Modifikasi Cuaca BPPT, Kepala BPBD dan Kepala Bappeda Kabupaten Kota se-Provinsi Jambi.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi Bayu mengungkapkan bahwa karhutla di wilayah Provinsi Jambi rutin terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dan Kabupaten Muaro Jambi. Sehingga demikian, menurut Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi Bestari, perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat selain sosialisasi di tiga kabupaten tersebut.

Selanjutnya, Kasiops Korem 042/Garuda Putih Letkol Bayu Baskoro mempertegas dukungan akan selalu diberikan pihak TNI dalam penanggulangan bencana karhutla. Begitu pun dari kepolisian, Diskrimsus Polda Jambi telah memiliki strategi penegakan hukum bagi pembakar hutan serta pembuatan inovasi teknologi dengan aplikasi ASAP Digital sebagai sarana pemantauan posisi karhutla di Provinsi Jambi yang juga mendapat dukungan dari BUMN dan dunia usaha.

“Kami sangat mengapresiasi kesiapsiagaan provinsi Jambi dengan strategi yang sudah disiapkan dengan keterlibatan semua unsur (penta helix) serta pembangunan inovasi teknologi melalui ASAP digital yang sangat aplikatif sebagai sarana untuk mengurangi penyebaran kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi,” tutur Iwan seraya menutup rakor.

Kontributor Foto:
Editor :
Reporter: