Kemenko PMK Perkuat Pengembangan Indonesia Disaster Management Summit melalui Kolaborasi Pentahelix

KEMENKO PMK -- Asisten Deputi Penanganan Bencana Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Merry Efriana menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi pentahelix dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan melalui pengembangan Indonesia Disaster Management Summit (IDMS).

Hal tersebut disampaikan Merry saat menerima audiensi Aliansi Pembangunan Kemanusiaan Indonesia (AP-KI) bersama sejumlah mitra pembangunan di Jakarta, Selasa (22/7/2026).

Pertemuan membahas pengembangan IDMS sekaligus penyusunan rencana kerja tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan kolaborasi multipemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana. Audiensi dihadiri oleh perwakilan UN OCHA, AP-KI, Human Initiative, Yayasan Penabulu, Indonesia Localisation Lab, Yayasan Lokadaya, dan Pujiono Centre.

Merry menjelaskan bahwa IDMS diharapkan menjadi forum strategis yang tidak hanya mempertemukan para pemangku kepentingan, tetapi juga menghasilkan rekomendasi kebijakan, komitmen bersama, dan rencana aksi yang implementatif untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana nasional.

"Kolaborasi pemerintah, organisasi masyarakat sipil, organisasi internasional, akademisi, dunia usaha, media, dan komunitas menjadi fondasi penting dalam membangun ketangguhan bangsa menghadapi berbagai risiko bencana," ujar Merry.

Dalam audiensi tersebut dibahas pengembangan IDMS sebagai penyempurnaan konsep National Reference Group (NRG) yang diarahkan menjadi platform kolaborasi strategis lintas pemangku kepentingan. Melalui forum ini, pemerintah bersama unsur pentahelix diharapkan semakin memperkuat koordinasi, menyusun rekomendasi kebijakan, serta mendorong implementasi agenda penanggulangan bencana dan aksi kemanusiaan secara lebih terintegrasi.

Selain itu, para peserta juga menyusun rencana kerja IDMS tahun 2026 yang meliputi penguatan forum konsultasi strategis, penyusunan kajian dan policy brief, pengembangan knowledge sharing, penguatan koordinasi multipihak, serta berbagai agenda pendukung menuju penyelenggaraan Indonesia Disaster Management Summit.

Melalui sinergi tersebut, Kemenko PMK bersama AP-KI dan seluruh mitra pembangunan berkomitmen memperkuat IDMS sebagai platform kolaborasi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Forum ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola penanggulangan bencana berbasis kolaborasi pentahelix sekaligus meningkatkan kontribusi Indonesia dalam penguatan agenda kemanusiaan dan localisation di tingkat nasional maupun global.

Kontributor Foto:
Editor :
Reporter: