Peringatan HDI Wujud Komitmen Pemerintah Berdayakan Penyandang Disabilatas

Jakarta (13/10) -- Hari Disabilitas Internasional (HDI) akan diperingati rutin pada tanggal 3 Desember setiap tahunnya. Peringatan HDI ini sejatinya merupakan bentuk penghargaan terhadap jasa, peran dan kemampuan para penyandang disabilitas, sekaligus momentum untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi para penyandang disabilitas. 

Menjelang peringatan HDI, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama pihak terkait membahas penetapan tema dan subtema peringatan HDI Nasional Tahun 2020 pada Senin (12/10) di Jakarta. 

Asisten Deputi Pemberdayaan Disabilitas dan Lanjut Usia Kemenko PMK Togap Simangunsong menjelaskan, peringatan HDI di Indonesia dimaknai sebagai bentuk pengakuan terhadap disabilitas, peneguhan komitmen seluruh bangsa, dan membangun kepedulian dalam mewujudkan pemberdayaan kemandirian dan kesejahteraan para penyandang disabilitas.
 
"Melalui momentum peringatan HDI ini pula, pemerintah, organisasi masyarakat sipil, institusi akademik, dan sektor swasta didorong untuk bermitra dengan organisasi disabilitas dalam merencanakan kegiatan dan aksi nyata yang manfaatnya ke depan dapat dirasakan oleh penyandang disabilitas," jelas Togap. 

Peringatan HDI Internasional tahun 2020 oleh UN Enable ditetapkan mengangkat thema bertajuk “not every disability is visible” yang tujuannya tidak lain adalah untuk mengingatkan bahwa tidak semua ragam disabilitas dapat disadari dan diketahui masyarakat umum.

Adapun tema dan subtema peringatan HDI secara nasional hingga kini masih dalam proses pembahasan lebih lanjut setelah sebelumnya dibahas dalam rapat pada 4 September 2020 di Kemen PPPA dan 22 September 2020 di Kemsos.

Togap memaparkan, secara umum, peringatan HDI di tanah air bertujuan antara lain: sebagai peneguh komitmen seluruh bangsa untuk membangun kepedulian bagi perwujudan kemandirian, kesetaraan dan kesejahteraan Penyandang Disabilitas; untuk mengemukakan pengakuan dan eksistensi Penyandang Disabilitas; mendorong upaya pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas melalui program-program inklusif; membangun masyarakat inklusi, dan SDM Disabilitas yang unggul penuh karya; dan bersama Penyandang Disabilitas mencegah penyebaran Pandemi Covid-19.

Selain pembahasan usulan thema dan subthema tadi, turut didiskusikan pula dalam Rakor yaitu Update informasi pelaksanaan Acara Puncak HDI 2020 serta Identifikasi rangkaian kegiatan HDI 2020 oleh Kementerian Sosial dan Ketua Panitia HDI 2020. (*)

Kontributor Foto:
Editor :
Reporter: