Tak Muluk, Kemenko PMK Targetkan Jadi Badan Publik Cukup Informatif

Jakarta (26/8) -- Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK)  bersiap menghadapi Elektronik Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Badan Publik 2020 yang dilakukan oleh Komisi Informasi Pusat (KIP).

Sekretaris Kemenko PMK Satya Sananugraha menyampaikan, kegiatan E-Monev yang dilakukan KIP penting untuk dipersiapkan dengan baik. Menurutnya, hasil dari E-Monev keterbukaan informasi publik mencerminkan Reformasi Birokrasi (RB) di internal Kemenko PMK.

"Khususnya pada area peningkatan kualitas pelayanan publik, tentang inovasi pelayanan publik dan penanganan pelayanan pengaduanserta akses informasi," ujar Seskemenko saat memimpin rapat koordinasi persiapan E-Monev Keterbukaan Informasi Badan Publik dan diikuti oleh perwakilan unit dan kedeputian Kemenko PMK, pada Rabu (26/8).

Untuk mencapai hasil yang baik, menurut Sani, sapaan Seskemenko PMK, perlu kerja sama antar unit dan kedeputian dalam pengelolaan informasi Kemenko PMK. Menurut dia, keberhasilan Kemenko PMK mencapai predikat baik dalam keterbukaan informasi akan membawa arah reformasi birokrasi yang lebih baik.

"Tunjukkan bahwa kita solid bekerja sama dan saling memberikan pelayanan yang terbaik. Akhirnya nanti kualitas pelayanan publik internal maupun eksternal otomatis meningkat," tegas Sani.

Sebagai informasi, E-Monev Keterbukaan Informasi Badan Publik oleh Komisi Informasi Publik sesuai amanat UU 14/2018 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Peraturan Komisi Informasi No. 1/2010 tentang Standar Layanan Informasi, dan Peraturan Komisi Informasi No. 1/2017 tentang Pengklasifikasian Informasi Publik.

E-Monev ditujukan kepada 350 badan publik terdiri dari Kementerian; Pemerintah Provinsi; Lembaga Negara; Lembaga Pemerintah Non Kementerian; Lembaga Non Struktural; BUMN; Perguruan Tinggi Negeri; dan Partai Politik. 

E-Monev dilakukan dengan metode pengisian kuesioner oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) lingkup instansi dengan menilai empat indikator, yakni: indikator pengembangan website; indikator pengumuman informasi publik; indikator pelayanan informasi publik; dan indikator penyediaan informasi publik. 

Pengisian kuesioner E-Monev akan dikumpulkan pada akhir Agustus 2020 dan hasil penilaian diumumkan pada November 2020. (*)

Kontributor Foto:
Reporter: