Finalisasi Laporan IDMS 2025, Asdep Penanganan Bencana Perkuat Sinergi Pentahelix untuk Kebijakan Nasional

KEMENKO PMK — Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan melalui Asisten Deputi Penanganan Bencana menggelar Rapat Tindak Lanjut Finalisasi Laporan Indonesia Disaster Management Summit (IDMS) 2025 pada Selasa (25/2/2026) secara daring. 

Rapat ini dilaksanakan dalam rangka memastikan penyusunan laporan dan policy brief IDMS 2025 berjalan komprehensif, terkoordinasi, dan selaras dengan kebijakan nasional penanggulangan bencana.

Rapat dipimpin oleh Asisten Deputi Penanganan Bencana dan dihadiri unsur pentahelix, antara lain perwakilan dari UN Women, UN OCHA, PT Astra International Tbk, Yayasan Skala, Forum Perguruan Tinggi Pengurangan Risiko Bencana, serta Humanitarian Forum Indonesia.

Dalam arahannya, Asisten Deputi Penanganan Bencana menyampaikan bahwa laporan dan policy brief IDMS 2025 harus menjadi dokumen strategis yang tidak hanya bersifat dokumentatif, tetapi juga memberikan rekomendasi konkret bagi penguatan tata kelola penanggulangan bencana.

“Laporan IDMS 2025 harus mampu menjadi rujukan kebijakan nasional, dengan substansi yang kuat, berbasis data, dan mencerminkan kolaborasi pentahelix,” ujar Asisten Deputi.

Ia menegaskan bahwa proses finalisasi ini penting untuk memastikan pesan kunci dan rekomendasi strategis tersusun secara sistematis sebelum disampaikan kepada pimpinan.

“Setelah final, dokumen ini akan kami laporkan kepada Menteri Koordinator PMK dan selanjutnya disampaikan kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari penguatan kebijakan nasional penanggulangan bencana,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, peserta menyepakati perlunya penyempurnaan data dan dokumentasi, penguatan landasan regulasi termasuk Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007, penajaman isu koordinasi klaster penanggulangan bencana, serta pengurusan nomor ISBN agar laporan memiliki legitimasi formal sebagai referensi kebijakan.

Batas akhir penyampaian masukan dari unsur pentahelix ditetapkan paling lambat Sabtu, 28 Februari 2026. Presentasi dan pelaporan final direncanakan pada awal Maret 2026 setelah proses penyempurnaan dan layout selesai.

Kontributor Foto:
Reporter: