Menko PMK Dorong Penerima BESTI Jadi Anak yang Lengkap dan Berprestasi

Kemenko PMK Serahkan Beasiswa Prestasi BESTI 2026 kepada Anak Pegawai

KEMENKO PMK -- Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) kembali menyerahkan Beasiswa Prestasi (BESTI) Tahun 2026 kepada anak-anak pegawai Kemenko PMK yang meraih prestasi akademik dan nonakademik sepanjang periode Juli 2025 hingga Juli 2026.

Mengusung tema _Raih Prestasimu, Wujudkan Masa Depan Gemilang_, BESTI 2026 diberikan kepada 132 anak. Jumlah tersebut meningkat 97 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 67 penerima. Penyerahan BESTI berlangsung di Ruang Heritage Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Program yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenko PMK ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar anak-anak terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengapresiasi penyelenggaraan BESTI sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap anak-anak untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan. Menurutnya, prestasi perlu diiringi kesehatan dan karakter agar anak tumbuh menjadi pribadi yang utuh dan menjadi anak yang lengkap.

"Karena anak yang hebat harus punya kemampuan yang lengkap. Prestasinya harus bagus, tapi juga harus sehat secara fisik, rajin olahraga. Sehat fisik, sehat mental, sehat secara spiritual," ungkap Menko PMK.

Menko PMK kemudian menceritakan pengalamannya menempuh pendidikan pada masa kecil. Saat duduk di bangku SMP pada 1973, ia harus tinggal di kos jauh dari keluarga dan menjalani berbagai keterbatasan. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari perjuangannya dalam menempuh pendidikan hingga akhirnya dapat mengemban amanah sebagai Menko PMK.

Kisah tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih cita-cita. Ia mendorong para penerima BESTI untuk terus belajar, berani bermimpi, dan membangun kebiasaan baik sejak dini.

"Tidak ada sesuatu yang tidak mungkin. Sekali lagi selamat belajar. Jadilah anak yang lengkap. Jangan hanya akademik saja. Boleh akademik bagus, tapi harus berolahraga, harus berkawan, harus kuat secara mental, dan juga harus kuat secara spiritual," ujarnya.

Menko PMK menekankan bahwa menjadi anak yang lengkap berarti memiliki keseimbangan antara prestasi, kesehatan fisik dan mental, kemampuan bersosialisasi, serta kekuatan spiritual. Hal tersebut perlu dibangun melalui kebiasaan baik, olahraga, pergaulan yang sehat, ibadah, serta sikap hormat kepada orang tua dan guru.

Penerima BESTI 2026 ditetapkan berdasarkan prestasi akademik maupun nonakademik, dengan rincian 113 anak meraih prestasi akademik, 8 anak meraih prestasi nonakademik, dan 11 anak meraih prestasi di kedua bidang tersebut. Berdasarkan jenjang pendidikan, sebanyak 51 anak SD menerima apresiasi Rp500 ribu per orang, 32 anak SMP dan 26 anak SMA masing-masing Rp750 ribu, serta 23 penerima jenjang S1 dan sederajat masing-masing Rp1 juta.

Dalam kesempatan tersebut, delapan anak penerima BESTI dari kategori prestasi akademik dan nonakademik hadir secara langsung bersama para orang tua yang merupakan pegawai Kemenko PMK. Melalui BESTI, DWP Kemenko PMK terus memberikan apresiasi dan motivasi kepada anak-anak pegawai untuk mengembangkan potensi, meraih prestasi, dan tumbuh menjadi generasi yang memiliki kemampuan secara utuh. 

Turut hadir Penasihat DWP Kemenko PMK Ida Pratikno, Ketua DWP Kemenko PMK Amrina Imam Machdi, jajaran DWP Kemenko PMK, jajaran pejabat Kemenko PMK, para orang tua anak-anak penerima beasiswa pegawai Kemenko PMK.

Kontributor Foto:
Reporter: